
Sofitel Memperkenalkan Le Vestiaire, Sentuhan Cordelia de Castellane
TERINSPIRASI oleh semangat kota Paris, Sofitel memperkenalkan Le Vestiaire, sebuah “lemari global” yang menjadi pernyataan gaya dan ekspresi diri. Diciptakan melalui kolaborasi dengan desainer Prancis Cordelia de Castellane, koleksi global ini memadukan sensibilitas couture dengan kecanggihan sehari-hari—sebuah ekspresi elegan yang dapat dipadupadankan, dirancang untuk dunia kemewahan modern Sofitel.
Koleksi terbaru ini memberdayakan lebih dari 25.000 karyawan Sofitel, mulai dari Front Office hingga Housekeeping, untuk tampil dengan percaya diri dan nyaman, sekaligus mencerminkan effortless chic khas gaya Perancis.
Dari tailoring yang refined hingga detail dengan ilustrasi hand-drawn dan monogram khas Sofitel, setiap elemen koleksi ini merajut identitas yang halus dalam setiap detailnya. Dirancang inklusif dan fleksibel, Le Vestiaire menyeimbangkan kenyamanan modern dengan keanggunan Prancis, serta mudah beradaptasi dengan budaya, iklim, dan karakter hotel di seluruh dunia.
Peluncuran Le Vestiaire akan dimulai secara bertahap di hotel-hotel Sofitel di seluruh dunia pada akhir 2026.
Satu Vestiaire, Sejuta Ekspresi
Terdiri dari lebih dari 45 busana dan pilihan aksesori yang dikurasi dengan elegan, Le Vestiaire menangkap semangat kreatif dan kosmopolitan Paris—di mana elegansi tidak pernah seragam, dan individualitas selalu menjadi gaya. Dengan fleksibilitas sebagai inti desain, koleksi ini memungkinkan setiap hotel, resort, dan residence Sofitel—mulai dari Sofitel Dubai The Obelisk hingga Sofitel Legend Metropole Hanoi dan Sofitel Bali Nusa Dua—untuk mengkurasi wardrobe yang selaras dengan budaya lokal, tanpa meninggalkan signature French elegance khas Sofitel.
Dengan siluet yang dirancang untuk beradaptasi pada berbagai budaya, iklim, dan karakter, Le Vestiaire menghadirkan satu wardrobe dengan ribuan kemungkinan. Karyawan Sofitel dapat mengkurasi “vestiaire” mereka sendiri, bebas memadupadankan berbagai pieces untuk menciptakan siluet yang sesuai dengan bentuk tubuh, preferensi personal, dan tingkat kenyamanan masing-masing—sebuah perayaan sejati atas individualitas di seluruh dunia Sofitel. Sebagai contoh, Gilet Cintré* tersedia dalam versi tanpa lengan dan dapat dipadukan secara effortless dengan celana berlipit maupun rok midi.
Lebih dari sekadar seragam, koleksi mix-and-match ini mencerminkan keyakinan Sofitel bahwa kemewahan sejati bersifat personal.
Maud Bailly, CEO, Sofitel, MGallery and Emblems, berkata: “Kami memasuki momen di mana Sofitel telah sepenuhnya mendapatkan kembali kebanggaannya, di saat begitu banyak hotel kami direnovasi dengan indah—seperti Sofitel New York, Sofitel Montreal Golden Mile, dan banyak lainnya—serta ketika properti-properti Sofitel baru dibuka di seluruh dunia sebagai flagship sejati merek ini. Bagi saya, sangat penting agar tim kami—yang merupakan esensi dari kemewahan itu sendiri—juga dapat merasakan manfaat dari era baru yang penuh keindahan ini. Sudah sewajarnya mereka bersinar lebih dari sebelumnya. Saya sangat senang dengan kolaborasi bersama Cordelia de Castellane, yang dengan sempurna menangkap semangat busana yang refined dan timeless, merayakan keanggunan serta kemewahan Perancis.”
Cordelia de Castellane, French fashion designer, berkata:
“Ide dasarnya sederhana: memilih tampilan yang sesuai dengan tempat dan posisi yang tepat. Yang terpenting, saya tidak ingin mengunci siapa pun dalam satu seragam yang kaku. Sofitel adalah merek besar asal Prancis yang telah memulai sebuah petualangan dan benar-benar membangun warisan yang kuat.”
Estetika haute couture menyatu dengan elegansi industri perhotelan
Desainer ikonis Perancis, Cordelia de Castellane, menghadirkan gaya Parisian yang abadi dalam Le Vestiaire, terinspirasi dari perjalanan kariernya yang lekat dengan dunia couture Prancis dan keahlian luar biasa (savoir-faire) dari atelier tempat ia mengasah karyanya. Seorang Parisienne sejati dengan jiwa kosmopolitan, gaya hidup serta rasa ingin tahunya terhadap berbagai budaya terus menginspirasi setiap kreasinya.
Merancang koleksi global pertamanya menjadi tantangan kreatif sekaligus kolaborasi yang intim. Dengan terjun langsung dalam workshop dan sesi fitting bersama para Heartists Sofitel, ia mengeksplorasi aspek kenyamanan, pergerakan, dan ekspresi personal, memastikan koleksi ini relevan bagi beragam siluet, budaya, dan peran.
Potongan yang timeless, material dengan tekstur yang kaya, serta palet warna yang ekspresif menjadi ciri koleksi ini. Setiap busana dirancang agar dapat bertransisi dengan mulus antara nuansa formal dan santai. Hasilnya adalah interpretasi modern dari French art de vivre— refined, berjiwa, dan selaras dengan karakter para pemakainya.
Palet warna harmonis seperti navy blue, coconut milk, beige, dan denim blue menjadi dasar koleksi, dipilih karena sifatnya yang klasik serta kemampuannya melengkapi berbagai warna kulit dan lingkungan. Siluet tailored diperkaya dengan aksesori ekspresif—termasuk belt dan scarf brooch—yang secara subtil menampilkan Cultural Link, logo ikonis Sofitel yang melambangkan jembatan antarbudaya.
Secara paralel, logo grafis Sofitel diinterpretasikan kembali melalui rangkaian monogram eksklusif yang diaplikasikan pada scarf, kemeja, gaun, dan dasi, mengubah identitas visual merek menjadi bahasa desain yang refined dan mewah.
Kemewahan yang Dirancang untuk Keberlanjutan
Dipandu oleh filosofi Committed Luxury milik Sofitel, Le Vestiaire dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan jangka panjang. Setiap potongan menyeimbangkan keanggunan dan daya tahan, sehingga tetap relevan baik secara gaya maupun kualitas fisik seiring waktu. Potongan klasik, material yang kuat, serta perhatian detail yang cermat memastikan koleksi ini dapat dikenakan dari musim ke musim.
Keberlanjutan dipandang sebagai nilai dalam kemewahan, bukan sebagai kompromi. Material dipilih berdasarkan kualitas, sirkulasi udara, dan daya tahannya, sementara aspek reparabilitas telah dipertimbangkan sejak proses desain untuk memperpanjang usia setiap busana. Dari sketsa pertama hingga jahitan terakhir, setiap elemen merefleksikan visi modern atas craftsmanship Prancis—di mana tanggung jawab dan kehalusan berjalan beriringan, dan keindahan yang bertahan lama menjadi ekspresi tertinggi dari kemewahan.
Posting komentar