
Tayang Global 16 Juli 2026 di Netflix, Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Jadi Refleksi Diri Kehidupan
DJAKARTA.ID - Salah satu sutradara wanita berbakat Indonesia, Gina S. Noer kembali dengan karya terbarunya bersama Netflix Indonesia dan Wahana Kreator Nusantara dalam judul film Aku Sebelum Aku. Dikenal juga sebagai penulis dan produser, peraih Piala Citra tersebut mengungkapkan bahwa film ini adalah surat cintanya kepada semua orang yang berada di dalam situasi sulit hingga mereka yang memilih untuk berani pulih serta tumbuh lebih bahagia.
Ditemui dalam sesi pemutaran filmnya pada Sabtu (11/7/2026) kemarin yang juga menjadi bagian dari acara Netflix Family Festival 2026: World of Wonder , Gina berbagi sedikit cerita mengenai gagasannya yang tertuang di dalam film ini hingga perasaan yang membekas dari proses menulisnya.
"Cerita film ini mulanya berasal dari pertanyaan anak kedua saya kepada neneknya yang berusia hampir 80tahun. Ia bertanya mengenai bagaimana rasanya lahir saat Indonesia belum merdeka dan seperti apa tumbuh ketika negeri ini baru lepas dari penjajah," ungkap Gina.

Pertanyaan itulah yang membuat kreator Dua Garis Biru tersebut sadar bahwa dirinya tidak benar-benar mengetahui sejarah keluarganya. Gina merasa tidak pernah dengan sungguh-sungguh melihat seperti apa situasi orang tua saat mereka dibesarkan, hingga bagaimana kolonialisme membentuk hubungan-hubungan mereka sampai sekarang.
"Film ini saya persembahkan untuk semua orang yang terpicu ingin mengenal dirinya lebih baik, memberikan kesempatan bagi anggota keluarga untuk saling menyayangi, melihat sejarah lebih luas dari hafalan di sekolah, dan mendorong diri kita jadi keluarga besar yang saling menolong," pungkasnya.
Film Aku Sebelum Aku dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Ringgo Agus Rahman, Bima Sena, Widuri Putri, Prastiwi Dwiarti, Aming, hingga Poppy Sovia. Mengisahkan seorang remaja berprestasi yang memenangkan kompetisi sekolah bergengsi, justru mengalami serangan panik. Di tengah tekanan yang semakin menyesakkan, ia harus berjuang menemukan kembali dirinya sebelum ambisi sang ayah memutuskan ikatan keluarga mereka.

“Di tengah dunia yang berjalan begitu cepat, saya berharap melalui cerita dalam film ini bisa membantu kita untuk mengecek kembali eksistensi diri di tengah hiruk-pikuk dunia. Manusia menciptakan cerita untuk membantu kita memahami pola-pola kemanusiaan. Film ini dapat membantu memberikan nuansa dan refleksi dalam hidup kita,” tutup Gina.
Film Aku Sebelum Aku menyajikan uraian hubungan orang tua dan anak dengan sejumlah masalahnya, luka batin yang belum selesai, peran ekosistem sebagai ruang belajar yang manusiawi, serta memahami jati diri melalui masa lalu. Saksikan film Aku Sebelum Aku pada 16 Juli 2026, eksklusif di Netflix. (aul)
Posting komentar