Bali Spotlite

Holiday Inn Resort Bali Canggu Memberikan Dampak Abadi

Keberlanjutan diceritakan melalui perhatian dalam setiap momen biasa selama menginap

Holiday Inn Resort Bali Canggu telah menghabiskan tahun lalu untuk secara diam-diam membentuk kembali cara operasinya melalui perubahan kecil dan disengaja di kamar tamu, dapur, kantor, dan koridor belakang. Mulai dari kunci kamar kayu hingga pemilahan sampah dan proses front-office digital, perubahan tersebut praktis, terlihat dalam operasi sehari-hari, dan dirancang untuk mengurangi limbah dan penggunaan sumber daya. Selama dua belas bulan terakhir, inisiatif ini membantu resor mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebesar 40% dan mengurangi limbah keseluruhan yang dikirim ke tempat pembuangan sampah hampir 30%. Peralihan ke sistem front-office digital menyebabkan penurunan konsumsi kertas sebesar 25% di seluruh properti. Hasil nyata ini mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari pengalaman sehari-hari bagi tamu dan staf.

“Keberlanjutan bukanlah sesuatu yang kami praktikkan sekali setahun, melainkan prinsip yang memandu cara kami beroperasi setiap hari,” kata Ankit Airon, General Manager Holiday Inn Resort Bali Canggu. “Mulai dari perlengkapan yang kami pilih untuk kamar tamu hingga cara kami mengelola sumber daya di balik layar, setiap keputusan dimulai dengan pertanyaan yang sama: Adakah cara yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab untuk melakukan ini? Seringkali, kami menemukan cara yang lebih baik.”


Filosofi ini tercermin dalam operasional sehari-hari resor melalui serangkaian pilihan yang bijaksana, yang masing-masing dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan tanpa mengorbankan pengalaman tamu. Kunci kamar terbuat dari kayu, bukan plastik, sebuah penyimpangan kecil dari kebiasaan yang sering dikomentari oleh para tamu. Naluri yang sama juga diterapkan pada perlengkapan di dalam kamar, yang dipilih ulang dengan cermat dari waktu ke waktu untuk mengutamakan alternatif yang dapat digunakan kembali, dapat diisi ulang, atau non-plastik di mana pun pengalaman tamu memungkinkan. Di gerai makan resor, perubahan terus berlanjut: kotak makanan, gelas, sedotan, dan peralatan makan terbuat dari bahan yang dapat terurai secara hayati atau kayu, sebuah pilihan yang disengaja untuk menjauhkan plastik dari garis pantai Canggu dan lautan di sekitarnya.

Beberapa perubahan paling bermakna di resor ini juga merupakan perubahan yang paling tidak terlihat. Pendaftaran tamu dan penagihan di Kantor Depan sepenuhnya digital, menghemat kertas tanpa mengurangi sambutan yang diterima tamu. Di kamar tamu, oshibori tradisional telah digantikan oleh tisu basah ramah lingkungan, sebuah perubahan yang, jika dikalikan dengan ribuan kunjungan, mengurangi air, deterjen, dan energi yang dulunya dihabiskan untuk mencuci. Di bagian belakang gedung, ketika kantor kosong, lampu dimatikan, kebiasaan sederhana yang diulang setiap malam yang secara bertahap mengurangi penggunaan energi dan emisi karbon. Sampah organik dan sisa sampah dipisahkan dengan cermat di sumbernya, kemudian ditimbang, dicatat, dan diserahkan kepada vendor yang ditunjuk melalui proses harian yang terdokumentasi. Barang-barang yang dapat didaur ulang dipilah lebih lanjut menjadi kertas, logam, plastik, dan kaca untuk memberikan setiap material kesempatan terbaik untuk kehidupan kedua.

Satu detail yang dibanggakan tim secara diam-diam: sebelum sampah organik meninggalkan properti, sampah tersebut disimpan di ruang penyimpanan dingin tersendiri, yang dijuluki dengan penuh kasih sayang sebagai "lemari es sampah" oleh rekan-rekan. Ini adalah tindakan sederhana, tetapi bermakna. Alih-alih membiarkan sisa makanan terpapar panas tropis, tim memberikan perawatan yang sama seperti bahan makanan yang mudah busuk, menjaga area belakang dapur tetap sejuk, bebas bau, dan bebas hama hingga hari pengumpulan. Ini adalah pengingat bahwa keberlanjutan, dalam bentuk terbaiknya, terdapat dalam kebiasaan kecil sehari-hari sama seperti tindakan besar.

Kecerdasan yang sama juga diterapkan di dapur, di mana tim kuliner mempraktikkan memasak dari ujung kepala hingga ujung ekor dan dari akar hingga batang, menemukan tujuan baru dalam batang brokoli, daun bit, dan bahan-bahan lain yang dulunya ditujukan untuk tempat sampah, menemukan cita rasa yang masuk ke dalam menu. Bukan sebagai tambahan, tetapi sebagai undangan, yang nyaman berdampingan dengan penawaran khas resor bagi mereka yang menginginkan pilihan rendah karbon tanpa mengorbankan cita rasa.

Rasa tanggung jawab resor tidak berakhir di batas-batasnya. Di akhir pekan, rekan-rekan kerja sering terlihat di sepanjang garis pantai Canggu, dengan lengan baju tergulung, ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih pantai bersama komunitas tempat mereka tinggal. Lebih jauh ke pedalaman, kontribusi yang berbeda sedang terbentuk: melalui kemitraan dengan organisasi pihak ketiga, resor ini menyalurkan Minyak Goreng Bekas (UCO) yang disumbangkan ke dalam program pendidikan pengelolaan sampah untuk sekolah-sekolah lokal di Bali, mengubah produk sampingan dapur menjadi pelajaran abadi bagi generasi baru dalam merawat pulau yang suatu hari nanti akan mereka warisi. Bagian dari hari setiap orang, baik rekan kerja yang menyelesaikan shift atau tamu yang kembali dari pantai. Ini adalah detail desain kecil tetapi mencerminkan keyakinan resor yang lebih luas: keberlanjutan bekerja paling baik bukan ketika meminta orang untuk mengubah siapa diri mereka, tetapi ketika menjadikan pilihan yang peduli sebagai pilihan yang mudah.
Holiday Inn Resort