Food & Beverage

Memperkenalkan Superioritas Cream of Europe

Kampanye Superioritas Krim Eropa dalam dunia dessert melalui workshop untuk para Chef dan calon Chef Pastry

Ini adalah kali kedua atau tahun kedua bagi National Interprofessional Center for the Dairy Economy (CNIEL – Centre National Interprofessionel de l’Économie Laitière), yang kegiatannya didanai dengan bantuan dari European Union kembali mempercayakan pelaksanaan kampanye krim Eropa atau Cream of Europe di Indonesia. Indonesia dinilai memiliki pasar yang sangat potensial dalam industry kue dan dessert dengan menjamurnya toko kue, bakery, patisserie dan restaurant-restaurant yang menyediakan kue-kue sebagai makanan penutup dan Indonesia juga sangat berkembang dalam dunia ini dengan memiliki chef dan calon chef yang diperhitungkan.

Mengangkat tajuk ‘Top Your St Honoré with Cream of Europe’ di Cooking Studio Almond Zucchini, digelar workshop bersama dua pastry Chef papan atas yakni Chef Gerald A Maridet - Executive Pastry Chef, Chef Pullman Hotel Jakarta dan Chef Talita Setyadi - Founder dan ‘Chef’ Executive Officer - BEAU Artisan Bread and Patisseries 2014 dilaksanakan bagi para chef, pelaku industry kue dan pemilik restaurant serta media untuk mengenal lebih dekat cream of Europe yang telah dikenal kaya akan rasa dan superioritas nya dalam dunia kue dan dessert yang paling berkualitas.

Kedua Chef memadukan keunggulan krim eropa dalam kue-kue yang sudah medunia dengan rempah dan bahan dari Indonesia. Chef Gerald mengusung Jimbaran St Honoré yang berbasis lapis legit dan Kota Millefeuile, sedangkan Chef Talita mempersembahkan Mont Violet dengan ubi ungu dan Strabella dengan strawberry local dan edible flowers sebagai hiasan yang dapat dimakan.

Cream of Europe goes to Campus
Setelah mengundang para Chef kampanye berlanjut digelar di beberapa kampus untuk memperkenalkan secara lebih dekat lagi krim Eropa yang telah dikenal akan kekayaan tekstur dan keunggulannya didunia patiseri ini melalui serangkaian workshop ‘Cream of Europe’ kepada para calon Chef Pastry, suatu kesempatan yang ditawarkan bagi para calon profesional untuk lebih mengetahui kualitas krim dari Eropa dan ikut mengalami sendiri kemurnian, kelembutan dan kekuatan krim Eropa dalam menjadikan kue-kue dan dessert yang telah terkenal dan banyak ditemui di Patisserie, toko Kue dan Dessert dimanapun di dunia menjadi lebih sempurna.
 
Kembali menggandeng Chef Gerald A Maridet - Executive Pastry Chef, Pullman Hotel Jakarta, Chef yang dikenal sangat dekat dan edukatif dibantu teamnya, memberikan workshop ‘Cream of Europe goes to Campus’ di Bandung Institute of Tourism atau Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung khususnya untuk para mahasiswa Prodi (Program Pendidikan) F&B, Departemen Pastry sebagai calon-calon Chef pastry handal dan di Podomoro University untuk para mahasiswa yang kelak akan memilih jurusan pastry dan mahasiswanya yang lebih senior yang memiliki minat di jurusan pastry.

Program pendekatan ke kampus-kampus ini memberikan kepada mahasiswa kesempatan berinteraksi lengsung dengan mencoba berbagai teknik menggunakan krim Eropa yang dibimbing langsung oleh pakar pastry, Chef Gerald. Para mahasiswa sangat antusias mengetahui krim pastry (pastry cream) atau crème patisserie, yang merupakan struktur bahan yang sangat penting dalam dessert atau sebuah hidangan penutup yang istimewa. Custard yang lembut dan kaya rasa menjadi satu ingredient penting di setiap dapur pastry dan tentunya dapat diperkaya dengan berbagai rasa, dikombinasikan dengan bahan-bahan lain yang tak terbatas, memberikan sentuhan yang sempurna untuk setiap cake, pie, pastry, atau aneka kreasi makanan penutup (dessert) dengan plating yang cantik.

Kombinasi dari kualitas krim yang baik dan teknik yang luar biasa serta berbagai tips yang tak ternilai disampaikan oleh sang Pastry Chef handal, Gerald A Maridet, yang membuat para mahasiswa ini mengalami dan melihat sendiri hasil dan rasa yang benar-benar mewah dengan sentuhan khusus Indonesia seperti Jimbaran St Honoré dengan lapis legitnya, Kota Millefeuille dengan jelatin mangga, dan kue Charlotte dimana kue-kue asal Perancis ini telah terkenal di manca negera yang kuncinya dimulai dari membuat Patte à Choux. Tiga kue dan dessert inilah yang pada workshop ini diajarkan dan langsung dicicipi oleh semua mahasiswa dan para dosen yang pembimbing yang hadir serta wakil dari importir krim Eropa.

Para calon Pastry Chef ini juga diajak membuat adonan krim pastry yang adalah salah satu teknik dasar dari semua kue-kue. Kunci untuk menciptakan krim pastry yang baik terletak pada kualitas krim yang digunakan. Kekayaan dan tekstur halus yang bak sutera krim Eropa sudah sangat dikenal dan diakui sebagai produk terkemuka diantara para koki pastry terbaik dunia.

Satu hari penuh para mahasiswa telah secara intensif dan dekat dengan ‘Cream of Europe’. Di akhir acara para mahasiswa mendapatkan sertifikat telah mengikuti workshop ‘Cream of Europe’ dan mereka juga mendapatkan surprise dari Chef Gerald, bersama dengan Richard KRYSTKOWIAK dari SOPEXA memilih 4 mahasiswa pada setiap sesi untuk mendapatkan pengalaman langsung di dapur pastry bekerja bersama Chef Gerald di Hotel Pullman Jakarta, suatu kesempatan yang sangat dinanti dengan penuh antusiasme oleh para mahasiswa.
 
Mengapa Krim Eropa Lebih Baik
Pastry cream, atau crème patisserie, merupakan struktur yang sangat penting dalam setiap dessert yang terkenal. Krim yang kaya dan custard nya merupakan ‘tulang punggung’ di setiap dapur pastry yang dapat ditambah rasa dan dikombinasikan dengan berbagai bahan apapun sesuai keinginan dan konsep sang peramu atau Chef untuk mengkreasikan dan memberikan sentuhan sempurna pada cake, pie, pastry, atau plated dessert. Racikan antara kualitas krim yang sempurna dan teknik exceptional dari tangan seorang chef lah yang akan menghasilkan kue-kue yang sempurna dan lezat. Membuat krim pastry adalah satu teknik dasar bagi semua ahli pastry. Namun kunci dari kreasi krim pastry yang baik bergantung pada kualitas krim yang dipakai. Kekayaan tekstur dan kelembutannya yang bak sutera lah yang membuat krim Eropa mendapatkan tempat sebagai produk krim berkwalitas teratas dan menjadi pilihan bagi para chef pastry top di dunia.

Krim Eropa dikenai standar kualitas yang sangat tinggi: baik di Perancis dan negara-negara lainnya di Uni Eropa, istilah “cream” hanya digunakan untuk merujuk kepada produk susu dengan kandungan lemak yang rendah, yakni 30% dan hanya sekitar 6% bahan non-fatty seperti protein, laktosa dan mineral - sisanya terdiri dari air.

Secara eksklusif berasal dari susu sapi, kualitas krim tergantung pada beberapa faktor. Produsen susu mendapatkan krim baku tersegar dengan mengumpulkan dari daerah yang tidak mengalami pengolahan dengan pemanasan agar melestarikan sifat fungsional dan organoleptik nya. Untuk memperpanjang masa ketahanannya, produsen susu harus menempatkan krim baku melalui proses sterilisasi UHT yang tidak memiliki dampak apapun pada rasa. Krim cair UHT yang pertama diproduksi di Perancis dapat ditelusuri kembali sejak 1973 - jelas terbukti merupakan daerah yang memiliki sejarah terpanjang dan keahlian dalam memproduksi krim yang aman dan berkualitas tinggi.

Karena standar dan kualitas yang tinggi inilah, krim Eropa membawa nilai-nilai yang kuat yang mencerminkan profesionalisme para Chef Pastry terbaik. Keaslian yang dimiliki dan tradisi adalah kualitas yang tidak dapat direplikasi, sehingga para Chef pastry dapat yakin akan kualitas terbaik yang dihasilkan ketika mereka memilih krim dari Eropa.

Krim Eropa Di Indonesia
Krim Eropa mulai dikenal dan digunakan di Indonesia terutama di kota-kota besar dimana kini banyak ditemui hotel, café, restaurant yang juga menyuguhkan pastry, dessert berkualitas maupun toko yang khusus menjual kue-kue atau Patisserie. Untuk itu dengan pengenalan lebih dekat tentang krim Eropa ini melalui para Chef Pastry, pemilik patisserie, bakery, hotel maupun restoran maka dipastikan konsumen akan mendapatkan makanan hidangan penutup dan pastry terbaik.