Fashion

The Fairies’ Ball

Sebastian Gunawan mempersembahkan Signature 2022 Collections secara virtual

Hanya segelintir perancang busana yang secara kontinyu mempersembahkan koleksi tahunannya di muka publik. Lebih sedikit lagi ketika di masa pandemi sekarang ini. Sebastian Gunawan Signature salah satu label busana yang secara konsisten menggelar peragaan busana tahunannya.

The Fairies’ Ball bertutur tentang keceriaan pesta dansa para peri yang menjadi inspirasi utama dan spirit penciptaan pada presentasi tahunan Sebastian Gunawan Signature 2022 Collections yang dipertunjukkan secara virtual serentak melalui Youtube dengan link https://youtu.be/bY74OCEK9H4 dan di instagram @sebastiangunawanofficial, pada 10 November 2021.

Mengambil tempat di hotel The Langham, Jakarta yang menjadi landas peraga dan area para peri menari. Persembahan busana THE FAIRIES’ BALL ini akan ditonton oleh segenap pencinta mode Tanah Air.

Figur peri yang kerap direka sebagai makhluk lincah, muda, bergerak leluasa, ringan, dan riang terinfus secara magis, mewujud pada busana indah, dan terkisah dalam Sebastian Gunawan Signature 2022 Collections yang telah dikenal memiliki garis elegan, feminin, dan berkelas.

Dalam setiap peragaan tahunan, tangan kreatif dan produktif pasangan perancang busana Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese selalu memberi tawaran kemewahan, modernitas, eksposisi baru, dan rasa emosional pada gelaran koleksi, termasuk pada peragaan 34 set busana rancangan mereka kali ini.

Desain hadir dalam siluet yang sangat bervariasi mulai dari lurus, lebar, bertumpuk yang berhasil digambarkan dalam gaun-gaun pendek cocktail, busana panjang, hingga paduan terusan pendek dengan jubah panjang menerawang untuk mewakili kelincahan peri.

Dengan teknik pembahanan dan keterampilan mengolah tingkat tinggi sang Perancang menaklukkan bahan-bahan seperti tulle dan brokat yang ringan dan menjadikannya deretan busana kaya rupa.

Warna bermain-main dalam palet pastel seperti hijau muda, nude, salem, kuning muda, putih, hitam serta biru sebagai aksentuasi.

Melengkapkan citra dan gambaran gagasan pasangan perancang mode ini membubuhkan elemen yang mereka ciptakan sendiri seperti, bulu-bulu, potongan kulit warna-warni berbentuk bulat yang dijahit bersusun menjadi motif geometris pada sekujur gaun, berjenis-jenis ukuran mutiara dan kristal yang ditatahkan menjadi bentuk baru pada bahu dan bagian atas pakaian, ataupun keping sequin berbentuk bulat panjang yang dijahitkan di atas busana tembus pandang, serbatipis, maupun gemerlap yang mengayakan koleksi namun tetap sangat mudah dan ringan untuk dikenakan.

Interpretasi busana rancangan Sebastian dan Cristina dalam ragam gaya ini telah memberi arti baru dengan berbagai pilihan bagi para pencinta mode yang ingin mengekspresikan dirinya dan menjadi pusat perhatian saat hadir dalam sebuah keriangan lantai dansa.